Peran Komunikasi Persuasif Orang Tua Dalam Pembentukan Jati Diri Remaja

Veren Dita A.M.G

Abstract


ABSTRAK : Penelitian ini membahas tentang bagaimana hasil pembahasan komunikasi persuasif orang tua dan anak dalam membentuk jati diri mereka sebagai remaja. Sehingga mendapatkan hasil bahwa komunikasi persuasif mampu dan berperan penting dalam pembentukan jati diri anak terkhususnya pada anak remaja yang dibahas pada penelitian ini. Di dalamnya terdapat pemahaman seperti apa sebenar nya peranan serta pengaruh komunikasi persuasif orang tua terhadap  pembentukan jati diri anak. Bagaimana proses orang tua dalam mempengaruhi dan mengajak anak remajanya untuk dapat memiliki kebiasaan yang baik dengan menerapkan dan menanamkan nilai-nilai agama serta sosial yang baik sejak dini. Remaja sering kali dianggap meresahkan bagi sebagian orang. Namun, sebenarnya hal tersebut tidak mutlak dialami oleh semua anak remaja. Tidak semua anak remaja selalu melakukan hal-hal yang tidak baik serta buruk. Ada juga kelompok anak remaja yang memiliki nilai positif di lingkungan masyarakatnya. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa perubahan sikap remaja dapat dipengaruhi oleh watak dasar dari anak, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan teman dekat anak. Ada pun hal penting lainnya yang turut mempengaruhi sikap remaja ialah peran serta komunikasi yang dilakukan oleh orang tuanya. Dalam menciptakan sikap baik anak diusia remajanya orang tua dapat melakukan menerapkan berbagai aturan, kedisiplinan, tatakrama, serta membangun komunikasi persuasive terhadap anaknya. Penelitian ini menggunakan metode  kualitatif dengan pendekatan studi kasus, guna menganilisis tentang pengaruh pergaulan terhadap pembentukan kepribadian remaja.

Kata kunci : Komunikasi Persuasif , Orang Tua, Remaja.


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Ahmadi, A. (2009). Ilmu Sosial Dasar. Rineka Cipta.

Ali, M., & Ansrori, M. (2017). Psikologi Remaja. PT. Bumi Aksara.

Arvey, R. (1994). “Genetics, Twin, and Organizational Behavior” Research in Organizational Behavior (Vol. 66). JAI Press.

Astrid, S. S. (1974). Komunikasi dalam Teori dan Prektek. Binacipta.

Budiharjo, P. (1997). Mengenal Teori Kepribadian Mutakhir. Kanisius.

Cangara, H. (2004). Pengantar Ilmu Komunikasi. PT. Raja Grafindo Persada.

Efendy, O. U. (1995). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Remaja.

Gunarsa. (1995). Psikologo Praktis: Anak, Remaja dan Keluarga. PT. Gunung.

Tanjung, H. S., & Nababan, S. A. (2018). Pengembangan perangkat pembelajaran matematika berorientasi model pembelajaran berbasis masalah (pbm) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA Se-Kuala Nagan Raya Aceh. Genta Mulia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 9(2).

Tanjung, H. S., & Nababan, S. A. (2018). Pengaruh penggunaan metode pembelajaran bermain terhadap hasil belajar matematika siswa materi pokok pecahan di kelas III SD Negeri 200407 Hutapadang. Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 3(1).

Tanjung, H. S. (2019). Penerapan Model Realistic Mathematic Education (RME) Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Dan Hasil Belajar Siswa Kelas Xi Sman 3 Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. MAJU: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 6(1).

Tanjung, H. S., & Nababan, S. A. (2019). Pengembangan Perangkat Pembelajaran berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Komunikasi Matematis Siswa SMA Negeri 3 Kuala Kabupaten Nagan Raya. Genta Mulia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(2).

Tanjung, H. S. (2019). Peningkatan Kemampuan Komunikasi dan Matematis Siswa SMA melalui Modelpembelajaran Berbasis Masalah. MAJU: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 4(2).

Nababan, S. A., & Tanjung, H. S. (2020). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Pendekatan Matematika Realistik Untuk Meningkatkan Kemampuan Disposisi Matematis Siswa Sma Negeri 4 Wira Bangsa Kabupaten Aceh Barat. Genta Mulia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 11(2).

Tanjung, H. S. (2018). Pengembangan perangkat pembelajaran berbasis Pendekatan matematika realistik untuk Meningkatkankemampuan komunikasi Matematis siswa smp. MAJU: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 4(1).

Tanjung, H. S. (2018). Perbedaan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dalam Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah. Genta Mulia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 9(1).

Tanjung, H. S. (2018). Peningkatkan kemampuan pemahaman dan Komunikasi matematik siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) melalui model pembelajaran kooperatif. MAJU: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 3(2).

Tanjung, H. S. (2020). PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS BUDAYA ACEH BERORIENTASI KKNI DI SMA SE-ACEH BARAT. Genta Mulia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 11(1).

Tanjung, H. S. (2018). Perbedaan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kontekstual dan Pembelajaran Kooperatif Learning Tipe Numbered Heads Together. MAJU: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 5(2).

Helaluddin, & Wijaya, H. (2019). Analisis Data Kualitatif: Sebuah Tinjauan Teori & Praktik. Sekolah Tinggi Theologia Jaffray.

Lestari, S. (2016). Psikologi Keluarga. Prenadamedia.

Muhfid, M. (2009). Etika dan Filsafat Komunikasi. Prenadamedia.

Mulyana, E. (2001). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.