ANALISIS KESALAHAN MAHASISWAMENGERJAKAN SOAL TEORI BILANGAN MENURUT TAHAP KASTOLAN DITINJAU DARI GENDER

Putri Meilanawati, Heni Pujiastuti

Abstract


Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan apa saja yang dilakukan mahasiswa dalam menyelesaikan soal-soal teori bilangan menurut tahap Kastolan, apa saja faktor penyebab kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal-soal teori bilangan, dan apakah ada pengaruh gender dalam menyelesaika soal matematika. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 6 orang mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang terdiri dari 3 orang mahasiswa laki-laki dan 3 orang mahasiswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Hasil yang diperoleh adalah 33.3% kesalahan konseptual, 33.3% kesalahan prosuderal dan 38.8% kesalahan teknis. Faktor penyebab kesalahan mahasiswa dalam menyelsaikan soal-soal teori bilangan anatara lain: 1) Kurangnya mahasiswa dalam memahami soal yang diberikan sehingga kebingungan dalam menyelesaikan soal tersebut; 2) Mahasiswa kurang teliti dalam perhitungan yang menyebabkan hasil akhir salah; 3) Mahasiswa tidak hafal teorema-teorema dalam mata kuliah teori bilangan. Pada mahasiswa laki-laki persentase rata-rata kesalahan yang dilakukan sebesar 35.76%, sedangkan pada mahasiswa perempuan sebesar 16.03%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perbedaan gender sangat berpengaruh dalam menyelesaikan masalah matematika, dimana kemampuan perempuan menyelesaikan permasalahan matematika lebih baik daripada kemampuan laki-laki.

 

 

Kata-kata kunci:Faktor, Gender, Kesalahan, Teori Bilangan, Tahap Kastolan.


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Ambarawati, M., Mardiyana, & Subanti, S. (2014). Profil Proses Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Surakarta dalam Memecahkan Masalah Pokok Bahasan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Ditinjau Dari Kecerdasan Majemuk dan Gender. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 2(9), 984–994.

American Psychological Association. (2010, Januari 6). Few Gender Differences in Math Abilities, Worldwide Study Finds. Science Daily. Diperoleh dari https://www.sciencedaily.com/releases/2010/01/100105112303.htm

Ardiawan, Y. (2015). Analisis Kesalahan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Induksi Matematika di IKIP PGRI Pontianak. Jurnal Pendidikan Informatika Dan Sains, 4(1), 147–163.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Astuty, K. Y., & Wijayanti, P. (2013). Analisis Kesalahan Siswa Kelas V dalam menyelesaikan Soal Matematika Pada Materi Pecahan di SDN Medokan Semampir I/259 Surabaya. MATHEdunesa, 2(3), 1–7.

Fathonah, N., Juwita, R., & Jana, P. (2018). Analisis Kesalahan Mahasiswa dalam Menyelesikan Soal Program Linear dengan Menerapkan Teori Polya Ditinjau dari Perbedaan Gender. Jurnal Pendidikan Matematika Universitas PGRI Yogyakarta, (117), 1–15.

Hajizah, M. N. (2019). Analisis Kesalahan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Permasalahan Integral Tak Tentu pada Mata Kuliah Kalkulus Integral. Jurnal Karya Pendidikan Matematika, 6(2), 27–33.

Jana, P. (2018). Analisis Kesalahan Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Pada Pokok Bahasan Vektor. Jurnal Mercumatika, 2(2), 1–7.

Karim, A., & Nurrahmah, A. (2018). Mahasiswa pada Mata Kuliah Teori Bilangan. Jurnal Analisa, 4(1), 24–32.

Kastolan. (1992). Idenifikasi Jenis – Jenis Kesalahan Menyelesaikan Soal – Soal Matematika yang Dilakukan Peserta Didik kelas II Program A1 SMA Negeri Se-Kotamadya Malang. Malang: IKIP Malang.

Keitel. (2001). Social Justice and Mathematics Education Gender , Class , Ethnicity and the Politics of Schooling Social Justice and Mathematics Education Gender , Class , Ethnicity and the Politics of Schooling, 33(6), 187–191.

Kiat, S. E. (2005). Analysis of Students ’ Difficulties in Solving Integration, 9(1), 39–59.

Mulyani, M., & Muhtadi, D. (2019). Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Trigonometri Tipe Higher Order Thinking Skill Ditinjai Dari Gender. JPPM, 12(1), 1–16.

Paridjo. (2019). Analisis kemampuan pemecahan masalah mahasiswa pendidikan matematika ditinjau dari kesalahan konseptual dan prosedural. Prosiding Seminar Nasional MIPA Kolaborasi, 1(1), 231–242.

Rahmawati, A. (2017). Analisis Kesalahan Mahasiswa Pendidikan Matematika dalam Menyelesaikan Soal Pertidaksamaan pada Mata Kuliah Kalkulus I. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 81–90.

Saputri, R. R., Sugiarto, T., Murtikusuma, R. P., Trapsilasiwi, D., & Yudianto, E. (2018). Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Materi Fungsi Berdasarkan Kriteria Watson Ditinjau dari Perbedaan Gender Siswa SMP Kelas VIII. Kadikma, 9(2), 59–68.

Siswandi, E., Sujadi, I., & Riyadi. (2016). Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Kontekstual pada Materi Segiempat Berdasarkan Analisis Newman Ditinjau Dari Gender, 4(7), 633–643.

Sugihartono. Nur, Kartika F. Farida Harahap Dkk. Psikologi Pendidikan. (Yogyakarta : UNY Press, 2007)

Sugiyono., (2016). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tanjung, H. S., & Nababan, S. A. (2018). Pengembangan perangkat pembelajaran matematika berorientasi model pembelajaran berbasis masalah (pbm) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA Se-Kuala Nagan Raya Aceh. Genta Mulia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 9(2).

Yazidah, N. I. (2017). Analisis Kesalahan Menyelesaikan Soal Pembuktian Geometri Euclid Ditinjau dari Gender Pada Mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang. Jurnal Kalamatika, 2(1), 71–80.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.