ANALISIS HIGHER ORDER THINKING SKILL MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA PADA MATERI GEOMETRI

Syahlan Syahlan, Hamzah Sa’ban Saragih

Abstract


Abstrak: Kemampuan peserta didik yang perlu dikembangkan tidak hanya pada pengetahuan yang bersifat algoritmik, menerapkan konsep dasar dalam menyelesaikan permasalahan, menggunakan satu solusi, maupun mendeskripsikan konsep dasar, tetapi sudah mengarah pada aktivitas nonalgoritmik, bersifat kompleks, serta mempunyai banyak solusi. Untuk itu, maka perlu adanya eksplorasi terkait kemampuan berpikir tingkat tinggi, yang meliputi keterampilan berpikir dan keterampilan proses. Metode yang digunakan adalah metode eksploratif, menggunakan tes yang menguji kemampuan berpikir tingkat tinggi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Matematika, Universitas Islam Sumatera Utara yang berjumlah 20 orang. Berdasarkan hasil eksplorasi diketahui bahwa pada aspek kemampuan berpikir kritis hanya 30% yang mampu mengintegrasikan strategi, pada aspek kemampuan berpikir kreatif hanya 10% yang mampu mengelaborasi konsep, dan pada aspek kemampuan pemecahan masalah hanya 30% yang mampu melihat kembali setiap tahapannya.Kelemahan mahasiswa dalam keterampilan proses terletak pada kesalahan dalam menggunakan konsep, kesalahan dalam menggunakan data, kesalahan dalam menggunakan algoritma perhitungan.

Kata Kunci: keterampilan berpikir, keterampilan berpikir tingkat tinggi, keterampilan proses.


Full Text:

PDF

References


Arifin, Z., & Retnawati, H. (2017). Pengembangan Instrumen Pengukur Higher Order Thinking Skills Matematika Peserta didik SMA Kelas X. PYTHAGORAS: Jurnal Pendidikan Matematika, Vol. 12 (1), 98-108

Bloom, et al. (1956). Taxonomy of educational objectives, the classification of educational goals – handbook I: cognitive domain. London: Longmans

Boud, D. (2007). Reframing assessment as if learning were important. dalam Boud, D. & Falchikov, N. (Eds). Rethinking assessment for higher education: Learning for the longer term. London: Routledge.

Butkowski, J., et al. (1994). Improving student higher order thinking skills in mathematics. Theses, Mathematics Education Research. Saint Xavier University-IRI, Fied-Based Masters’s Program.

Conklin, W. (2012).Higher-order thinking skills to develop 21st century learners. Huntington Beach, California: Shell Education.

Fisher, R. (2010). Thinking Skill. dalam Arthur, J. & Cremin, T. (Eds.), Learning to teach in the primary school (2nd ed.). New York, NY: Routledge

Joughin, G. (2009). Introduction: Refocusing Assessment. dalam Joughin, G. (Ed). Assessment, Learning and Judgement in Higher Education. Australia: Springer.

Kartowagiran, B. (2011). Penulisan butir soal. Yogyakarta: Pascasarjana UNY. Makalah disampaikan pada Pelatihan penulisan dan analisis butir bagi guru SMP Provinsi D.I. Yogyakarta pada tanggal 23, 26, dan 28 Juli 2011 di Pascasarjana UNY.

Krulik, S., & Rudnick. J. A. (1999). Innovative Task to Improve Critical and Creative Thinking Skill. Dalam Stiff, Lee V. & Curcio, Frances R.(Eds). Developing Mathematical reasoning in Grades K-12 (p. 138). Reston, VA: NCTM

Liu, X. (2010).Essentials of science classroom assessment. Los Angeles: Sage Publication Ltd.

Munandar, Utami. 2009. Pengembangan Kreatifitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta

Musfiqi, S., & Jailani.(2014). Pengembangan Bahan Ajar Matematika yang Berorientasi pada Karakter dan Higher Order Thinking Skill (HOTS). PYTHAGORAS: Jurnal Pendidikan Matematika, Vol. 9 (1), 45-59.

Resnick, L. B. (1987). Education and learning to think.Washington, D.C: National Academy Press.

Soedjadi, R. (2000). Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia. Jakarta: Dirjen Dikti Depdiknas.

Wade, C. 1995. Using writing to develop and assess critical thinking. Teaching of Psychology, 22 (1), 24-28.

Yen, T. S., & Halili, S. H. (2015).Effective teaching of higher-order thinking (hot) in education.The Online Journal of Distance Education and e-Learning (TOJDEL), Vol. 3 (2).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.