KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA PADA MATA KULIAH TEORI BILANGAN

Mu’jizatin Fadiana

Abstract


Abstrak: Kemampuan berpikir logis merupakan salah satu kemampuan yang dibutuhkan dalam mempelajari matematika. Mahasiswa calon guru matematika perlu untuk dikembangkan kemampuan berpikir logis, karena nantinya mereka akan menjadi guru matematika yang akan mengajarkan konsep matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan menggambarkan kemampuan berpikir logis mahasiswa calon guru matematika pad amata kuliah teori bilangan. Indikator yang digunakan untuk menggambarkan kemampuan berpikir logis adalah a) Menarik kesimpulan atau membuat perkiraan dan interpretasi berdasarkan proporsi yang sesuai, b) Menarik kesimpulan atau membuat perkiraan atau prediksi berdasarkan korelasi antara dua variabel, c) Menetapkan kombinasi beberapa variabel, d) Melakukan pembuktian, dan e). Menyusun analisa dan sintesa beberapa kasus.  Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester III Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Ronggolawe Tuban Tahun Akademik 2019/2020, yang sedang menempuh mata kuliah teori bilangan. Instrumen pengumpulan data berupa tes. Tes dibuat dalam bentuk soal dengan jawaban berupa uraian yang mengacu pada indikator berpikir logis. Teknik analisis data menggunakan perhitungan statistika deskriptif. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil bahwa rata-rata kemampuan berpikir logis mahasiswa calon guru matematika secara keseluruhan sebesar 51,43 yang termasuk dalam kategori rendah.

Kata-kata kunci: kemampuan berpikir logis, teori bilangan

 


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Dewanti, S. (2012). Analisis Kesiapan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Sebagai Calon Pendidik Profesional. Makalah disajikan pada Seminar Nasional Pendidikan Matematika. Surakarta, 09 Mei 2012.

Fadiana, M., Amin, S. M., Lukito, A., Wardhono, A., & Aishah, S. (2019). Assessment of seventh grade students’ capacity of logical thinking. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 8(1), 75-80.

Fadiana, M.,Amin, S. M., & Lukito, A. (2017). Pemetaan Kemampuan Berpikir Logis Siswa Smp Kelas Vii. Prosiding SNasPPM, 2(1), 279-284.

Fitriana, Sitti, Hisyam Ihsan dan Suwardi Annas. (2015). Pengaruh Efikasi Diri, Aktivitas, Kemandirian Belajar dan Kemampuan Berpikir Logis Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas VIII SMP. Journal of EST, Volume 1, (Nomor 2, September 2015). halaman 86 –101

Hidayat, Wahyu. (2014). Kemampuan Berpikir Logis Matematik. Retrieved 5 Mei 2016 from http://wahyu-hidayat.dosen.stkipsiliwangi.ac.id/2014/07/kemampuan-berpikir-logis-matematik/

Octaria, D. (2017). Kemampuan Berpikir Logis Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas PGRI Palembang pada Mata Kuliah Geometri Analitik. Jurnal Pendidikan Matematika RAFA, 3(2), 181-194.Arikunto 2014

Septiati, E. (2016). Kemampuan Berpikir Logis Matematis Mahasiswa Pendidikan Matematika Pada Mata Kuliah Matematika Diskrit. Jurnal Dosen Universitas PGRI Pal embang.

Soedjadi, R. (2004). PMRI dan KBK dalam Era Otonomi Pendidikan. BuletinPMRI. Edisi III, Jan 2004. Bandung: KPPMT ITB.

Sumarmo, Utari, dkk. (2012). Kemampuan dan Disposisi Berpikir Logis, Kritis dan Kreatif Matematik (Eksperimen Terhadap Siswa SMA Menggunakan Pembelajaran Berbasis Masalah dan Stratge Think Talk Write). Jurnal Pengajaran MIPA, Volume 17 (Nomor 1, April 2012). halaman.17-33


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.