Penerapan Model Pembelajaran Core untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP S Methodist Rantauprapat

Gresiya Ayudia, Mariani Mariani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk (1) Meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII-A SMP S Methodist Rantauprapat. (2) Mengetahui efektivitas model pembelajaran CORE terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII-A SMP S Methodist Rantauprapat. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-A SMP S Methodist Rantauprapat yang berjumlah 32 siswa. Objek pada penelitian ini adalah upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII-A SMP S Methodist Rantauprapat pada materi Relasi dan Fungsi dengan penerapan model pembelajaran CORE. Penelitian terdiri dari 2 siklus, setiap akhir siklus diberikan tes kemampuan berpikir kritis. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa setelah pemberian tindakan pada siklus I dikelas VIII-A diperoleh sebanyak 21 siswa (65,62%) yang telah mampu berpikir kritis sedangkan 11 siswa (34,37) belum mampu berpikir kritis dengan nilai rata-rata kelas 68,23. Kemudian pada siklus II, sebanyak 28 siswa (87,60%) yang memiliki kemampuan berpikir kritis sedangkan 4 siswa (12,5%) belum mampu berpikir kritis dengan rata-rata kelas 82,94. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dari siklus I dan siklus II. Kemudian berdasarkan kriteria ketuntasan klasikal maka pembelajaran dengan model core telah mencapai ketuntasan belajar secara klasikal meningkat. Dengan demikian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CORE dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Relasi dan Fungsi di kelas VIII-A SMP S Methodist Rantauprapat.

Kata Kunci : Model Pembelajaran CORE, Kemampuan Berpikir Kritis, Penelitian Tindakan Kelas

Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Abdurrahman, M. 2012. Anak Berkesulitan Belajar Teori, Diagnosis dan Remediasinya. Jakarta: Rieneka Cipta

Depdiknas, (2006), Permendiknas No.22 Tahun 2006 Tentang Standarisasi Sekolah Dasar Dan Menengah. Depdiknas, Jakarta.

Depdiknas.(2003).Undang-undang RI No.20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Jakarta: Depdiknas

Fisher, A. (2009). Berpikir Kritis: Sebuah Pengantar. Terjemahan Benyamin Hadinata. Jakarta: Erlangga.

Hadiyati, dkk. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis.Jurnal Pembelajaran Biologi, 6(2): 77

Hamiyah, N., Jauhar, M. (2014). Strategi Belajar-Mengajar di Kelas. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher

Hassoubah, Izhab Zaleha. 2004. Developing Creatif and Critical Thinking Skill (Cara Berpikir Kreatif dan Kritis). Nuansa: Bandung.

Jumaisyaroh, T., & Napitupulu, E. E. (2014). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa SMP melalui Pembelajaran Berbasis Masalah.Jurnal Kreano, 5(2) : 159

Kemendikbud. (2013). Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum 2013. Jakarta: Kemendikbud.

Tanjung, H. S., & Nababan, S. A. (2018). Pengembangan perangkat pembelajaran matematika berorientasi model pembelajaran berbasis masalah (pbm) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA Se-Kuala Nagan Raya Aceh. Genta Mulia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 9(2).

Tanjung, H. S., & Nababan, S. A. (2019). Pengembangan Perangkat Pembelajaran berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Komunikasi Matematis Siswa SMA Negeri 3 Kuala Kabupaten Nagan Raya. Genta Mulia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(2).

Kumalasari, E.(2011). Peningkatan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah matematis siswa SMP melalui pembelajaran matematis model CORE. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika (h. 221–228). Bandung: STKIP Siliwangi

Mahasiswa Di Stkip Siliwangi Bandung. Jurnal Teori dan Riset matematika, 1(1) : 4

Oxford learner’s pocket dictionary (2003). New York: Oxford University Press.

Sohimin, Aris. (2016). Model Pembelajaran Inovatif Dalam Kurikulum 2013.Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Sohimin, Aris. (2016). Model Pembelajaran Inovatif Dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Suyatno. 2009. Menjelajah Pembelajaran Inovatif. Sidoarjo: Masmedia Buana Pustaka.

Syahbana, A. (2012). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP Melalui Pendekatan Contextual Teaching And Learning.Edumatica, 02(01) : 45–57.

Yanti, Oktavia Filda. & Prahmana, Rully Charitas Indra.(2017).Model problem based learning, guided inquiry, dan kemampuan berpikir kritis matematis.Jurnal Review Pembelajaran Matematika, 2(2) : 120–121

Zanthy, L. S. (2016). Pengaruh Motivasi Belajar Ditinjau DariLatar Belakang Pilihan Jurusan Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.