ALEE TUNJANG: FUNGSI DAN PERSEPSI MASYARAKAT DESA PRIE KECAMATAN TANAH PASIR KABUPATEN ACEH UTARA

Vinny Aryesha, Nurul Fajri

Abstract


Abstract

Alee Tunjang merupakan kesenian tradisional kabupaten Aceh Utara. Alee Tunjang adalah permainan yang dilakukan secara kelompok setelah panen padi tiba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan fungsi dan persepsi Alee Tunjang bagi masyarakat Desa Prie Kecamatan Tanah Pasir Kabupaten Aceh Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif interpretatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, serta dokumentasi. Pengabsahan data dilakukan peneliti dengan pengabsahan triangulasi sumber. Teknik analisis data dengan cara penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alee Tunjang memiliki fungsi sebagai sarana hiburan, komunikasi, perlambangan, dan sosial. Persepsi masyarakat terhadap Alee Tunjang adalah bermacam ragam, karena penampilan Alee Tunjang pada  syair menceritakan nasehat, sejarah, dan petuah-petuah. Syair dinyanyikan oleh pemain Alee Tunjang. Persepsi penonton terhadap penampilan Alee Tunjang terkait syair yang dibawakan, bahwa penonton menikmati sekali penampilan Alee Tunjang yang disajikan. Bentuk dari Alee Tunjang, Alee adalah menunjang tinggi seperti galah, sedangkan lesungnya gelondongan batang kayu masing-masing memiliki kedalaman lubang berbeda-beda, sehingga apabila dimainkan menghasilkan suara yang berbeda-beda pula pada tiap lesungnya, ukuran lesung lebih kurang setinggi lutut orang dewasa. Cara bermain diletakkan di depan masing-masing pemain seperti menumbuk padi.

 

Kata-kata kunci: Fungsi; Persepsi; Alee Tunjang.

Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Alfarisi . Nur. (2013). Makalah Musik Tradisional Daerah Setempat. Mahasiswa Fakultas teknik Universitas Hasanuddin Gow.

Andaryani, Eka Titi. (2011). Persepsi Masyarakat Terhadap Pertunjukkan Musik Dangdut Organ Tunggal. Jurnal Harmonia. Vol 11, No 2.

Djohan. 2009. Psikologi Musik. Yogyakarta: Best Publisher.

Fitriah, Nurul, dkk. (2017). Fungsi dan Bentuk Penyajian Alat Musik Canang dalam Prosesi Adat Perkawinan Masyarakat Gayo di Kabupaten Aceh Tengah. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik FKIP UNSYIAH. Volume II, Nomor 4. Hal 343-357.

Lokakarya. Hasil. (1981). Kesenian Tradisional Aceh. Banda Aceh : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Standar Isi.

Manggih. (2014). Bentuk dan Fungsi Kesenian Tradisional Tong-Tong Prekdesa Jatirejo Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang. Jurnal Seni Musik. Volume 3, Nomor 2.

Marlina, Leni dkk. (2017). Fungsi Tari Dan Makna Gerak Tari Tradisional Landok Sampot Di Desa Lawe Sawah Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik FKIP UNSYIAH. Volume 2, Nomor 3.

Prabowo, Mohdi Yulianto. (2013). Bentuk Musik dan Fungsi Kesenian Terbang Bancahan di Desa Sukorejo Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban. Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukkan. Vol 2, No 2.

Rismawan, Septian Aga. (2014). Ekspresi Musikal dan Fungsi Musik Saestu Band Reggae Bagi Masyarakat Kota Semarang. Jurnal Seni Musik. Volume 3, Nomor 1.

Triyanto. (2017). Spirit Ideologis Pendidikan Seni. Semarang: Cipta Prima Nusantara.

Wardani, Susi. (2012). Fungsi Musik Alee Bak Jok Di Desa Lam Ara Tunong Kemukiman Samahani Aceh Besar. Skripsi. Unsyiah

Wiflihani. (2016). Fungsi Seni Musik dalam Kehidupan Manusia. Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya. Volume 2, Nomor 1. Hal 101-107.

Yulianto, Mohdi P. (2013). Bentuk Musik dan Fungsi Kesenian Terbang Bancahan di Desa Sukorejo Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban. Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukkan. Volume 2, Nomor 2.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.